Breaking News

Laman

Tampilkan postingan dengan label DAERAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DAERAH. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

Polisi Dalami Penyebab Kebakaran Rumah di Lahan Milik PT KAI Bandung

Bandung - PT KAI Daop 2 Bandung belum bisa memastikan penyebab kebakaran lima bangunan kosong di Jalan Stasiun Barat, Kota Bandung, Selasa (26/7/2016). Pihaknya meminta bantuan kepolisian untuk mengusut kejadian tersebut.

"Kami belum tahu apakah ini sengaja dibakar atau tidak. Kami serahkan semuanya kepada polisi," kata Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Franoto Wibowo kepada wartawan di lokasi kejadian.

Franoto menuturkan, kebakaran terjadi saat proses penertiban puluhan bangunan liar di kawasan tersebut tengah berlangsung. Menurutnya, api berasal dari salah satu bangunan rumah.

"Kejadian terjadi sekitar pukul setengah dua siang. Tadi sedang ada penertiban, tiba-tiba ada asap dan api dari belakang," ujar dia.

Sementara itu Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Dede mengatakan, pihaknya perlu melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Namun, sambung dia, untuk saat ini pihaknya lebih fokus mengawal penertiban hingga tuntas.

"Tentu ini butuh investigasi terlebih dahulu. Bangunan-bangun di sini kan memang mau di bongkar semua, jadi lebih baik fokus terhadap penertiban dulu," ucapnya.

Pemadaman berhasil dilakukan setelah Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung mengerahkan lima unit pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
(avi/avi) detik.com
Read more ...

Senin, 25 Juli 2016

Digebuk 0-4, Persib Remuk di Padang

Duel di Lapangan/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
David Laly berduel dengan Rico Simanjuntak saat babak pertama laga Persib versus semen Padang di Stadion H Agus Salim, Padang, Senin 25 Juli 2016.*

PADANG, (PR).- Persib Bandung remuk di Stadion H. Agus Salim Padang setelah dihajar 0-4 (0-2) oleh tuan rumah Semen Padang pada laga pekan ke-12 Indonesia Soccer Championship 2016, Senin 25 Juli 2016. Gawang I Made Wirawan jebol oleh tembakan lob striker Semen Padang asal Brasil Marcel Silva Sacramento pada menit ke-4 dan tembakan mendatar gelandang bertahan Vendry Mofu pada menit 30.
Pada babak kedua, sepasang gol kembali mengalir ke gawang Persib melalui serangan cepat Semen Padang. Marcel Silva mencetak gol keduanya menyambut umpan silang Nur Iskandar saat babak kedua baru berjalan empat menit. Pemain mungil Rico Simanjuntak makin membenamkan Persib dengan gol hasil tembakan jarak jauh menit ke-64. Persib tak sanggup membalas sampai duel selesai.
Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengakui, Semen Padang bermain jauh lebih baik. Kesalahan fatal yang dibuat sendiri oleh para pemain Persib menjadi penyebab terjadinya gol-gol cepat pada setiap awal babak yang membuat mental timnya ambruk.
"Jelas Semen Padang bermain lebih baik, mereka menang telak, saya harus fair mengucapkan selamat. Mereka melakukan pressing dengan baik dan mencetak gol memanfaatkan kesalahan kami. Kami kalah karena banyak bikin kesalahan sendiri, ada tiga gol karena salah kami sendiri, karena bola direbut dan Semen Padang kemudian menyerang cepat. Selain itu, kelelahan juga tidak dimungkiri ikut andil dalam kesalahan-kesalahan kami," ujar Djadjang.*** pikiran-rakyat.com
Read more ...

Minggu, 24 Juli 2016

Persib Lawan Semen Padang, tak Ada Perang Urat Syaraf

PADANG, (PR).- Tidak ada perang urat syaraf menjelang duel Semen Padang kontra Persib Bandung. Pelatih kedua tim justru saling melempar pujian, namun menegaskan laga ini akan menjadi adu taktik untuk menang.
"Nil Maizar (pelatih Semen Padang) adalah salah satu pelatih terbaik. Dia bisa membuat Semen Padang stabil di zona atas sepak bola Indonesia. Tapi, sama seperti Semen Padang, kami juga ingin menang. Ini akan menjadi pertandingan yang menarik," kata Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman pada konferensi pers di gedung perkantoran Semen Padang, kawasan Indarung, Minggu 24 Juli 2016.
Duduk di sebelah Djadjang, Nil pun memuji rekan seprofesinya itu sebagai salah satu pelatih terbaik di Indonesia karena sukses membawa Persib juara Liga Super Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015. Dia juga menaruh respek besar sekaligus kewaspadaan tinggi atas keberhasilan Persib mengalahkan Persipura di Papua karena sangat langka ada tim yang bisa menang di sana.
"Kami berteman baik. Dia adalah salah satu pelatih terbaik, sudah juara liga dan Piala Presiden. Persib juga baru saja menang di Papua. Kami harus waspada dan menampilkan karakter untuk menang," ujarnya.
Laga Semen Padang versus Persib Bandung akan digelar Senin 25 Juli 2016 pukul 19.00 WIB. Siapapun pemenang pertandingan ini berpotensi merangsek ke papan atas 5 Besar klasemen Indonesia Soccer Championship 2016.*** pikiran-rakyat.com
Read more ...

Kamis, 21 Juli 2016

Heboh, Jamur Aneh Tumbuh di Makam Keramat Dewi Sri Kuning

KUNINGAN – Warga Desa Padarek, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, dihebohkan dengan kemunculan tumbuhan jamur bertumpuk berukuran besar di sebuah makam yang dikeramatkan oleh warga setempat.
Tepatnya di RT 4/1 Blok Manis, jamur tersebut tumbuh di dekat makam keramat yang konon menurut cerita warga setempat adalah makam Nyai Dewi Sri Kuning. Tumbuhan jamur tersebut tumbuh bertumpuk hingga mencapai 9 umpak dengan diameter kurang dari satu meter. Meski jamur tersebut muncul sejak empat hari sebelum Lebaran lalu, namun herannya hingga saat ini jamur tersebut masih terlihat segar dan tidak ada tanda-tanda layu.
“Jika jamur biasa, hanya dalam hitungan maksimal dua hari sudah layu. Namun jamur ini sudah hampir dua minggu masih terlihat segar,” ujar Dudung, salah seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi jamur aneh tersebut.
Dudung mengaku tidak mengetahui jenis jamur tersebut, apakah beracun atau bisa dimakan. Namun demikian, warga setempat tak ada yang berani memetik ataupun mengusik jamur raksasa tersebut selain karena bentuknya yang tidak wajar juga karena keberadaannya di lokasi makam keramat.
“Tidak ada yang berani mengganggu, juga tidak ada perlakuan khusus. Hanya saja banyak warga yang penasaran ingin melihat dari dekat kemudian mengabadikannya lewat kamera handphone dan disebar melalui media sosial,” ujar Dudung.
Atas kejadian tersebut, lanjut Dudung, keberadaan makam keramat Nyai Dewi Sri Kuning akhir-akhir ini menjadi ramai dikunjungi warga yang penasaran. Bahkan ada sebagian kalangan yang mengaitkan kejadian tersebut dengan mitos tentang makam keramat janda kembang tersebut yang selama ini menjadi cerita turun temurun warga Desa Padarek. (taufik)
Read more ...

Jabar Masih Kekurangan Kedelai

SINGAPARNA,(PR).- Kebutuhan kedelai di Jawa Barat masih belum terpenuhi. Dari total kebutuhan 371.975 ton per tahun, Jabar baru memproduksi 98.938 ton. Itu yang menjadi sebab Indonesia masih mengimpor kedelai. Minimnya pemenuhan kebutuhan kedelai, disinyalir karena petani masih enggan menggarap sektor pertanian kedelai. Petani menilai, menanam kedelai belum menguntungkan karena biaya produksi yang cukup tinggi sementara harga jual rendah.
Ketua Kelompok Tani Lengkong, Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya Beben Bunyamin mengatakan, masyarakat masih enggan untuk beralih dari tanaman padi pada kedelai. Padahal, jika dilihat dari keuntungan, hasil panen kedelai juga tak kalah menguntungkan jika dibandingkan padi.
"Masyarakat masih malas menanam kedelai karena berpaku pada padi. Kalau kedelai kan biaya produksinya tinggi, sebenarnya keuntungannya juga tinggi. Ya menurut kami sebenarnya masih menguntungkan," ucap Beben di sela-sela panen raya yang digelar di desanya, Kamis 21 Juli 2016. Menurut dia, dari 50 petani yang bergabung di kelompok taninya, hanya ada 20 petani yang serius menanam kedelai. Sisanya lebih memilih bertani padi. Ada pula yang sebagian menanami sawahnya secara bergantian dengan padi, jagung, dan kedelai.
"Harga jualnya juga masih rendah, Rp 6.000 per kilogram. Itu karena dibeli oleh produsen tahu dan tempe. Kalau dijadikan bibit harganya lebih tinggi," kata Beben.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen mengakui produksi kedelai masih belum memenuhi kebutuhan yang ada. Di Kabupaten Tasikmalaya, pemenuhan kebutuhan kedelai baru mencapai 10 persen. Saat ini, total produksi kedelai mencapai 28,52 kuintal per hektare. Saat ini, luas sawah yang menanam kedelai baru baru 5.000 hektare.
"Tak hanya di Kabupaten Tasikmalaya, namun di Jabar bahkan nasional. Itu sebabnya Indonesia masih mengimpor kedelai," ucap Zen.
Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian Kantor Wakil Kepresidenan Tuti Maryani mengatakan, perlu sinergi dari semua pihak agar Indonesia tak lagi mengimpor kedelai. Salah satu cara yakni menaikkan harga jual kedelai.
"Memang kita tidak bisa menaifkan, kita terpaksa mengimpor padi, jagung, dan kedelai. Harus ada komitmen dari semua, salah satunya dengan sektor perindustrian. Selain itu, kita juga perlu menggenjot produktivitas padi, jagung, dankedelai, khususnya menghadapi La Nina, masa subur kita genjot,” ucap Tuti.***
Read more ...

Tekuk Persipura 2-0, Persib Putus Rekor Buruk di Mandala

Pelatih Persib Jajang Nurjaman persembahkan kemenangan pertama di tandang yang spesial untuk timnya musim ini di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Terasa sangat spesial karena mampu memutus rekor tak bisa menang Persib di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (21/7) dengan menekuk tim tuan rumah Persipura 2-0. Masing-masing gol tercipta di masa perpanjangan waktu melalui gol penalti Vladimir Vujovic di babak pertama dan gol Samsul Arif di babak kedua.
BABAK PERTAMA
Pelatih Persib Jajang Nurjaman melakukan rotasi dibagian fullback kanan. Jajang Sukmara dipasang untuk perdana di ajang TSC A 2016 mengganti posisi Dias Angga. Sementara Persipura Jayapura turun dengan materi full team mengandalkan trio juru gedor James Koko Lomell, Eddy Boakay, dan Boaz Solossa ditopang pergerakkan Ferinando Pahabol.
Maung Bandung bermain lebih banyak menunggu, sementara Persipura melakukan penyerangan dengan cara berhati-hati. Beberapa kali Vladimir Vujovic melakukan intersef menghentikan aliran bola dari Boaz dan Eddy Boakay.
Sekali-kali juga Persib melakukan penyerangan, menit 12, bola liar crossing Tony Sucipto kepada Sergio van Dijk diterima Zulham Zamrun. Walau berhasil mengelabui Jaelani Arrey namun sayang tendangan kerasnya masih berada di atas gawang Ferdiansyah.
Hingga menit ke-20 kedua kesebelasan mampu saling menguasai bola. Kedua tim pula masih belum mampu menciptakan peluang emas di depan gawang lawan. Kendati begitu tim Mutiara Hitam bisa tampil lebih menusuk dibandingkan Persib yang sering kehilangan bola sedari tengah lapangan.
Robertino Pugliara melakukan tendangan shoot on targer pertama Persib menit 29 dari luar kotak penalti. Sayang tendangan kerasnya masih bisa ditangkap dengan baik oleh Ferdiansyah. Menit 31 Kim Jeffrey Kurniawan melakukan handsball di depan kotak penalti, lagi kesempatan set piece Boaz masih diblock pagar hidup.
Peluang emas yang ditunggu-tunggu lahir melalui operan terobosan Boaz kepada Pahabol menit 38. Merangsek kedalam kotak penalti Pahabol melakukan cut back, I Made Wirawan merespon dengan menyergap bola hingga menggagalkan usaha Pahabol.
Sulit menembus pertahanan Persib, M. Tahir melepaskan shoot on target dari jarak jauh menit 42, kembali Made mengamankannya. Menjelang babak pertama berakhir, Persipura mendapatkan petaka, Ricardo Salampessy dikartu merah wasit Muslimin karena sengaja menahan tendangan Robertino yang hampir gol memanfaatkan kemelut sepak pojok Zulham.
Wasit menunjuk titik putih, eksekusi Vladimir Vujovic dengan keras menembus sisi kanan gawang Ferdiansyah yang melompat ke arah yang salah. Skor 1-0 pun berakhir hingga babak pertama usai untuk keunggulan Persib.
BABAK KEDUA
Walau bermain dengan 10 pemain, di babak kedua Persipura malah bermain lebih agresif. Memperkuat pertahanan yang ditinggalkan Salampessy karena di kartu merah, pelatih Jafri Sastra memasukkan Dominggus Fakdawer mengganti James Koko Lomell.
Umpan diagonal banyak dilakukan Boaz dan kolega. Setelah beberapa kali digagalkan Vujovic dan Basna akhirnya lepas menit 55. Pahabol yang berdiri bebas melesahkan tendangan keras dari sisi kiri gawang Made, beruntung penjaga gawang Persib itu kembali bereaksi menepis bola.
Memasuki menit 60 Jafri memasukkan seorang striker asingnya Thiago Fernandes mengganti M. Tahir. Masuknya Thiago langsung dikejutkan oleh tendangan set piece Tony Sucipto yang mengarah gawang Ferdiansyah. Menyusul peluang Sergio van Dijk yang gagal melepaskan tendangan di depan gawang Persipura karena bola tak mampu dikontrol dengan baik.
Menit 63 melalui serangan balik, Zaelani Arey melesahkan tendangan jarak jauh dari sayap kanan Persib yang masih di gagalkan I Made. Sampai menit 70 lini pertahanan Maung Bandung masih disiplin membendung serangan anak-anak Mutiara Hitam.
Jajang Nurjaman melakukan pergantian pemain pertamanya di pertandingan kali ini, Samsul Arif masuk mengganti Tantan, dibarengi pergantian kubu Persipura, Eddy Foday diganti Riki Kayame. Masuknya Kayame masih belum menunjukkan progres positif di lini depan Persipura. Beberapa kali tim Mutiara Hitam melakukan kesalahan elementer dalam umpan.
Ingin mempertahankan keunggulan, Janur sapaan akrab Jajang memasukkan Taufiq mengganti Robertino menit 83. Jelang menit akhir Atep juga dimasukkan mengganti Serginho van Dijk.
Melakukan total penyerangan untuk menyamakan skor membuat pertahanan Persipura kosong. Hal tersebut dimanfaatkan Persib, melalui serangan balik, Atep kirimkan umpan jauh ke garis terakhir pertahanan Persipura. Lepas dari perangkap offside Samsul berhadapan one on one dengan Ferdiansyah dan tanpa ampun menjebol gawang Persipura untuk kedua kalinya. Persib ungguli Persipura 2-0 dan berakhir hingga akhir laga.
Line-up
PERSIPURA : Ferdiansyah, Yustinus Pae, Muhammad Tahir (Thiago Fernandes 60′), Bio Paulin, Ricardo Salampessy (KM 45′), Izaac Johanes, Jaelani Arey, Yohanes Pahabol, Boaz Solossa, James Koko Lomell (Dominggus Fakdawer 46′), Foday Boakay Eddy (Riky Kayame 70′) CADANGAN : Dede Sulaiman, Andri Ibo, Dominggus Fakdawer, Prisca Elisa, Riky Kayame, Thiago Fernandes, Lukas Wellem.
Pelatih : Jafri Sastra
PERSIB : I Made Wirawan, Vladimir Vujovic (Gol Pen 45+), Yanto Basna (KK 65′), Tony Sucipto (KK 80′), Jajang Sukmara, Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan, Robertino Pugliara (Taufiq 83′), Tantan (Samsul Arif 70′, Gol 90+), Zulham Zamrun, Serginho van Dijk (Atep 90′) CADANGAN M. Natshir Mahbuby, M. Agung Pribadi, Taufiq, David Laly, Atep, Samsul Arif, Juan Carlos Belencoso.
Pelatih : Jajang Nurjaman
/SIMAMAUNG.COM
Read more ...

Selasa, 19 Juli 2016

5 BUMN Sinergikan Penyaluran CSR

BANDUNG, (PR).- Lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jawa Barat bersinergi dalam hal Corporate Social responsibility (CSR) dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kelima BUMN tersebut yaitu Bio Farma (Persero), PTPN III (Persero), PTPN VIII (Persero), PT Pupuk Kujang, dan Perum Jasa Tirta II yang menggagas Program Kegiatan CSR Sinergi BUMN di Jawa Barat Tahun 2016.‎
Mereka mengkordinasikan kegiatan mereka dengan berbagai pemangku kepentingan terkait khususnya pemerintah supaya tidak terjadi tumpang tindih atau duplikasi bantuan sosial kepada masyarakat.
Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Selasa 19 Juli 2016. Menurut dia, kordinasi tersebut merupakan ‎ keharusan. Nantinya, pemerintah dapat membantu pemetaan target bantuan. Pihaknya telah bertemu dengan kelima BUMN tersebut pekan lalu.
“Saya menyampaikan apresiasi pada kelima BUMN tersebut. Dengan adanya kebersamaan, berarti secara signifikan bermanfaat bagi masyarakat. Saya kira ada koordinasi bagus sekali agar tidak tumbang tindih atau ada duplikasi bantuan di target yang sama dengan yang lain,” ujar Deddy.
Akan tetapi, kata Deddy, ketika suatu perusahaan mengadakan kegiatan serupa di luar kegiatan bersama tersebut, diimbau untuk melaporkan atau mengkoordinasikan kegiatan CSR-nya ke pemerintah sekaligus instansi terkait. Dalam hal ini, perusahan dapat melaporkan rincian kegiatan CSR ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat.
“Sehingga betul-betul kita tidak menerima uang. Kita hanya merekomendasikan, mengarahkan pihak penyelenggara CSR dalam melaksanakan programnya,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya ingin lebih banyak lagi perusahaan BUMN bergabung pada kegiatan CSR ke depannya.
Sementara itu, Kepala Divisi CSR Bio Farma R Herry mengatakan, Bio Farma ingin memberikan sumbangsih yang nyata untuk Jawa Barat.
“Aktivitas atau kegiatan yang sudah dipilih realisasinya membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, pemerintah, TNI, kepolisian, dan stakeholders lainnya,” katanya.
Adapun sejumlah program kegiatan CSR Sinergi BUMN di Jawa Barat Tahun 2016 di antaranya Bedah Rumah Veteran yaitu sebanyak 52 rumah di Jawa Barat akan direnovasi
Siswa Mengenal Nusantara, pertukaran pelajar sebanyak 20 orang siswa SMA/SMK (dua orang di antaranya merupakan siswa yang menyandang disabilitas dan bersekolah di SLB) dari Jawa Barat ke Sulawesi Utara pada Agustus 2016 mendatang.
Ada pula Pembinaan Narapidana yaitu pembinaan yang diberikan kepada narapidana usia produktif yang sudah keluar lembaga pemasyarakatan dengan kriteria bukan merupakan narapidana terorisme, pemerkosa, pengedar narkoba, dan tindak pidana korupsi, serta tidak termasuk kategori narapidana untuk mendapatkan hukuman berat, bebas karena mendapatkan remisi saat HUT RI.
Lainnya, penyediaan sarana air bersih, tempat penitipan anak di pasar, pembinaan mantan atlet nasional, pasar murah, serta jalan sehat.
"Jalan sehat akan dilaksanakan 16 Agustus 2016 pagi, pukul 7.00 dengan peserta masyarakat umum, disediakan pula door prize,"kata dia.***
Read more ...
Designed By